Penandatanganan Kontrak Kerjasama Penyediaan Semen Beku Tahap II

Hallo SobaTernak

Pembangunan peternakan di Nusa Tenggara Barat dalam perspektif Nasional, adalah merupakan prioritas sebagai salah satu daerah sumber bibit sapi Bali yang diharapkan mampu sebagai penyedia/stock Nasional secara berkesinambungan dengan tetap mempertahankan kelestariannya. Dalam rangka mendorong perkembangan system dan usaha untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat sejak tahun 2008 telah menetapkan Program Unggulan yang disebut NTB Bumi Sejuta Sapi (NTB BSS). Sehingga pembangunan peternakan di Provinsi Nusa Tenggara Barat diharapkan mampu memberikan dukungan program swasembada daging seiring dengan meningkatnya jumlah konsumsi daging dan pertambahan jumlah penduduk.

Upaya yang dilakukan untuk pemenuhan populasi sapi potong dalam negeri oleh pemerintah pusat agar lebih akseleratif dilaksanakan melalui kegiatan Optimalisasi Reproduksi melalui Progran andalan Sikomandan (Sapi dan Kerbau Komoditas Andalan Negeri) hal ini sejalan dengan program Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat yang tertuang dalam RPJMD 2018 – 2023 yaitu Peningkatan Populasi dan Produksi yang dilakukan melalui penerapan Teknologi Inseminasi Buatan maupun Kawin Alam (INKA)

Berdasarkan Edaran dari Direktur Perbibitan dan Produksi Ternak Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan bahwa alokasi semen Beku Tahap II untuk mendukung tercapainya sasaran Program Sikomandan di seluruh Indonesia adalah 983.950 dosis untuk semua jenis semen beku produksi baik yang diproduksi Balai Inseminasi Buatan Nasional maupun BIBD. Balai Inseminasi Buatan Banyumulek dalam Tahap II telah ditargetkan untuk menyediakan sebanyak 40.000 dosis, sehiungga total produksi dalam Tahap I dan II untuk jenis semen beku local Sapi Bali yang telah memiliki Standar Nasional Indonesia (SNI) adalah sebanyak 60.000 dosis. Sehingga total PAD yang dapat diperoleh sudah mencapai 60% atau sebesar 399 juta rupiah dari target penerimaan 665 juta rupiah

Sejalan dengan hal tersebut beberapa hari yang lalu, bertempat di Ruang Rapat Anggrek Sekretariat Daerah Provinsi NTB telah dilakukan Penandatanganan Kontrak Kerjasama Penyediaan Semen Beku Tahap II antara Dinaas Peternakan dan Kesehatan Hewan Prov. NTB dengan Direktorat Perbibitan dan Produksi Ternak Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan. Pada acara tersebut turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Prov. NTB Bapak Drs. H. Lalu Gita Aryadi, M.Si, Asisten Perekonomian Setda Prov. NTB dan sejumlah stakeholder terkait diantaranya Bappeda, Badan Pendapatan, Inspektorat dan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah. Kehadiran pihak terkait merupakan bentuk sinergitas dan dukungan dalam mendorong Kinerja Balai Inseminasi Buatan Banyumulek sebagai salah satu UPTD yang memiliki Fungsi dan Tanggung Jawab terhadap Penyediaan Semen Beku yang berada dibawah Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Prov. NTB. Dalam arahannya Sekretaris Daerah menyampaikan bahwa peningkatan populasi dan produksi ternak di NTB merupakan bagian integral dari upaya mempercepat industrialisasi di sub sector peternakan dalam meningkatkan nilai tambah produk peternakan.

#NTNSejahteraDanMandiri
#KampunUnggas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *