Pakan Hijauan Indigofera Mampu Tingkatkan Bobot Kambing Boerka

Untuk menghasilkan daging yang berkualitas, ternak juga harus diberi pakan yang berkualitas. Salah satu hijauan pakan yang berkualitas adalah Indigofera zollingeriana. Hijauan ini selain mengandung nutrisi yang baik dan kaya dengan antioksidan.

Seperti yang dilakukan oleh peneliti di Loka Penelitian Kambing Potong, Sei Putih Kabupaten Deli Serdang Provinsi Sumatera Utara. Antonius, Solehudin, Andi Tarigan, Kiston Simanihuruk dan Simon Petrus Ginting, melakukan efektivitas Pemberian Pelet Indigofera terhadap Pertumbuhan Kambing Boerka pada tahun 2018. Penelitian ini bertujuan unuk mengetahui efektivitas pelet Indigofera zollingeriana terhadap pertumbuhan kambing Boerka. Penelitian ini melibatkan 18 ekor kambing Boerka umur 10-11 bulan dengan bobot badan awal rata-rata 20 kg.

Daun Indigofera zollingeriana diberikan kepada ternak berupa pellet. Pembuatan pellet indigofera dimulai dengan panen daun Indigofera zollingeriana. Kemudian dijemur selama 2 hari dengan suhu 30°C sampai kering, selanjutnya digiling halus dengan saringan 0,5 mm. Tepung daun Indigofera zollingeriana dicampur secara homogen dengan molasses, tepung gaplek, garam dan mineral dengan perbandingan 90 : 3 : 5 : 1 : 1 untuk selanjutnya dibuat menjadi pellet.

Hasil analisis kandungan nutrisi pellet Indigofera di Laboratorium Pengujian Loka Penelitian Kambing Potong adalah Bahan Kering (BK) 85,16%; Protein Kasar (PK) 23,69%; Lemak Kasar (LK) 3,24%; dan Serat Kasar (SK) 14,01%. Pakan diberikan kepada ternak dengan perbandingan hijauan dan konsentrat 60:40. Konsentrat diberikan setiap pagi hari sebanyak 1,4 % bobot badan. Sedangkan hijauan segar diberikan sebanyak 2,1% bobot badan (dalam bahan kering). Pelet daun Indigofera zollingeriana diberikan sebelum pemberian konsentrat. 

Penelitian dilakukan dengan memberikan tiga macam ransum perlakuan yaitu: R1 = Pennisetum purpureum cv. Mott+Konsentrat; R2 = R1+Pelet Indigofera 5 g/kg BB/ekor/hari; R3 = R1+Pelet Indigofera 10 g/kg BB/ekor/hari. Masing-masing perlakuan diulang sebanyak enam kali.

Penimbangan ternak dilakukan setiap 2 minggu sekali dan didapatkan  hasil pertambahan bobot hidup harian dihitung berdasarkan bobot badan akhir dan bobot badan awal selama periode percobaan. Untuk mengetahui kualitas daging di akhir penelitian dilakukan penyembelihan ternak.

Hasil penelitian menunjukkan pemberian pelet Indigofera memberikan pengaruh yang nyata (Psangat empuk, empuk, agak empuk, agak alot, alot, dan sangat alot), pemberian pellet indigofera mampu meningkatkan keempukan dari level 4 (agak alot) menjadi level 2 (empuk). (Sinar Tani)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *