PENGKAJIAN PAKAN UNTUK KESEJAHTERAAN PETERNAK NTB

Pakan merupakan biaya produksi yg paling besar dalam melakukan penggemukan. Sebagian pustaka menyatakan bahwa pakan mencapai 60-70% dari total biaya produksi yg harus dikeluarkan oleh peternak. Oleh karena itu menetapkan dan memilih bahan pakan yg dapat memenuhi kebutuhan nutrisi untuk penggemukan menjadi sangat krusial dan essensial dalam melakukan penggemukan.

Berdasarkan hasil penelitian terdahulu diketahui bahwa unt penggemukan pada sapi Bali dibutuhkan pakan dengan kandungan protein 12-14% dan energi dlm bentul metabolisable energi (ME) 10-12 MJ/Kg bahan kering pakan. Berbagai formulasi menggunakan lamtoro, jerami jagung, gaplek, onggok, dedak dan biji jagung serta urea dapat dilakukan unt mencapai kebutuhan sapi penggemukan. Namun setiap formula mempunyai tingkat efisiensi dan efektivitas sendiri dalam menghasilkan pertambahan berat badan.

Kami di BPTP NTB sedang menguji berbagai formula tersebut. Hasil sementara menunjukkan campuran jerami jagung, lamtoro dan biji jagung memberilan kenaikan yg tertinggi yaitu 65 kg selama 105 hari atau kenaikan sekitar 0,65 kg/hari. Diikuti dengan formula jerami jagung, lamtoro, dedak atau jagung ditambah gaplek dengan kenaikan berat badan 0,45 kg/hr.

Semoga dlm waktu dekat dapat ditemukan formula yg murah, efektif dan efisien dalam meningkatkan pertambahan berat badan sapi Bali penggemukan dan bahan pembuatnya tersedia cukup secara lokal.

#Inovasitiadahenti
#Balitbangtan_Bptp_Ntn
#LitbangPertanian
#Sapibali

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *