Kelayakan Kelompok Ternak Kambing Pelaihari di Kabupaten Lombok Timur, Kabupaten Dompu dan Kabupaten Bima

Hallo SobaTernak
Proses verifikasi kelompok dilapangan adalah tahap lanjutan yang dilakukan oleh Bidang Perbibitan dan Produksi Pakan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Nusa Tenggara Barat untuk memfasilitasi program pemenuhan pangan asal ternak dan agribisnis peternakan rakyat yang dilaksanakan oleh BPTU Pelaihari. Penilaian kelayakan kelompok di lapangan dilakukan terhadap 6 kelompok calon penerima manfaat dimana 4 kelompok berada di Kabupaten Bima, 1 kelompok berada di Kabupaten Dompu dan 1 kalompok berada di Kabupatrn Lombok Timur. Sedangkan untuk Kabupaten Lombok Tengah belum dilakukan verifikasi kerena masih menunggupemetaan kelompok dari pusat.

Adapun Tim verifikasi terdiri dari Tim Pusat yang dalam hal ini diwakili oleh Balai Besar Veteriner Denpasar, sedangkan dari Tim Provinsi untuk wilayah Kabupaten Lombok Timur dan Kabupaten Lombok Tengah diwakili oleh Kepala Seksi Perbibitan dan untuk wilayah Kabupaten Bima dan Kabupaten Dompu diwakili oleh Kepala Seksi Pengembangan dan Pelatihan Pakan Ternak Ruminansia beserta staf Bitprokan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Nusa Tenggara Barat. Sementara dari Tim Kabupaten/Kota diwakili oleh Kepala Bidang dan Kepala Seksi yang menangani ternak ruminansia pada Dinas Peternakan Kabupaten. Kegiatan ruminansia potong dari BPTU Pelaihari ternak kambing/domba merupakan kombinasi dari kegiatan yang bersifat reguler dan aspirasi dewan (DPR RI). Untuk kegiatan di Kabupaten Lombok Timur, Kabupaten Dompu dan 1 kelompok di Kabupaten Bima adalah merupakan kegiatan dari aspirasi dewan sedangkan 3 kelompok di Kabupaten Bima merupakan usulan dari Kabupaten Bima dengan syarat kelompok terkait telah terdaftar di dalam simluhtan.

Adapun hasil identifikasi dan verifikasi mrnunjukkan seluruh kelompok telah siap untuk melaksanakan program dari Pelaihari, baik secara administrasi maupun secara sumberdaya, baik sumber daya manusia maupun sumber daya alam berupa pakan, lahan, sumber air dan perkandangan. Sedangkan untuk kelompok yang berada di Kabupaten Lombok Timur yaitu KTT Sinar Penede, hasil verifikasi kelompok cukup memenuhi syarat trlah memiliki lahan dan calon kandang ternak, sementara untuk pakan telah memiliki lahan yang rencananya akan dibuat sebagai lokasi HMT, sementara itu pakan ditanam dipematang ladang atau sawah yang anggota kelompok miliki.

Secara keseluruhan anggota kelompok memiliki areal tanam sekitar 3,5 ha drngan berbagai komoditi yang ditanam seperti tembakau, tanaman sayur dan padi. Kelompok Tani Ternak Sinar Panede berlokasi di Kecamatan Sakra Kabupaten Lombok Timur telah melakukan usaha peternakan berupa sapi dan unggas sehingga secara kemampuan sumber daya manusia tidak diragukan lagi. Sementara untuk sumber air mrnggunakan air tanah dan air bor.

Ada beberapa hal yang perlu dilakukan perbaikan untuk KTT Sinar Panede adalah terkait kelengkapan administrasi berupa dokumen yang harus disiapkan oleh kelompok adalah rekomendasi kelompok Dinas Kab/Kota, administrasi kelompok (buku tamu, buku kas, buku ternak, buku anggota), berita acara pengukuhan kelompok, registrasi kelompok tercatat di database penyuluh Kabupaten, struktur atau bagan kelompok, foto KTP anggota dan pengurus kelompok. Sebab dari kekurangan dari sisi administrasi ini mungkin dikarenakan KTT ternak ini sudah cukup lama kurang aktif meskipun telah berdiri dan terdaftar di simluhtan sejak tahun 2009.

Sementara itu verifikasi kelompok di Kabupaten Dompu adalah KTT Mada Panda yang berlokasi di Desa Ranggo Kecamatan Pajo. Sedangkan untuk KTT yang berada di Kabupaten Bima terbagi di 4 lokasi yaitu KTT Hijau Mandiri di Desa Oi Mrai Kecamatan Tambora, KTT Setia Kawan di Desa Neandi Kecamatan Madapangga, KTT Usaha Bersama di Desa Sanolo Kecamatan Bolo dan KTT Trmba Kombo di Desa Oi Tui Kecamatan Wera.

Menurut Kepala Seksi Pengembangan dan Prlatihan Pakan Ternak Ruminansia Ir. Syaifuddin mengatakan, lokasi kelompok yang cukup jauh satu sama lain dan medan cukup menantang membuat proses verifikasi membutuhkan waktu yang cukup lama. Secara umum kelompok yang diusulkan telah memenuhi syarat baik secara potensi SDM, sumber daya air dan pakan, perkandangan serta kelengkapan administrasi.

Untuk ketersediaan pakan, rata-rata kelompok memiliki lahan yang luas hampir 10 ha lebih dan waktu yang dibutuhkan untuk verifikasi kelompok di Kabupaten Bima dan Kabupaten Dompu cukup lama karena lokasi KTT yang ada di Kecamatan Tambora dan Kecamatan Wera cukup jauh dengan sarana dan prasarana jalan yang bervariasi, ada sebagian jalan mantab dan ada sebagian jalan rusak, berkelok dan tanjakan sehingga Tim perlu ekstra hati-hati pada saat pendistribusian ternak.

Tahapan selanjutnya yang akan dilakukan oleh BPTU Pelaihariadalah verifikasi akhir di tingkat Pusat setelah semua kelengkapan persyaratan terpenuhi.

Setelah itu akan dilakukan distribusi ternak ke seluruh lokasi penerima manfaat yang akan dilakukan oleh pemenang tender pengadaan ternak potong ruminansia kambing/domba.

Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Nusa Tenggara Barat dan BPTU Pelaihari berharap bantuan yang diterima dapat dimanfaatkan dan berkelanjutan sehingga memberikan manfaat dan berkontibusi terhadap kesejahteraan masyarakat.

#NTBGemilang
#NTBSejahteradanMandiri
#KampungUnggas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *