Kebijakan Pemasukan Ternak Untuk Hewan Qurban di Provinsi DKI Jakarta Pada Masa Pandemi Covid-19

Rabu 24 Juni 2020, Kepala Bidang PPHNAK Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi NTB mengikuti Video Conference via Zoom Meeting yang di dipimpin oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian Provinsi DKI Jakarta terkait dengan Kebijakan Pemasukan Ternak untuk qurban di Provinsi DKI Jakarta pada masa pandemic covid 19.

Pada kesempatan tersebut, Kepala Dinas Ketahanan Pangan DKI Jakarta menyampaikan bahwa DKI Jakarta tidak menentukan jumlah quota pemasukan ternak dari daerah supporting seperti Provinsi NTB, NTT, Bali, Lampung, Jawa Timur, Jawa tengah, Jawa Barat dan DIY. Namun demikian ada persyaratan yang harus dimiliki, ketika melakukan pemasaran ternak ke DKI Jakarta antara lain :
1. Penetapan Lokasi penjualan ternak hewan qurban ditentukan sepihak oleh Bupati dan Pemerintah Kota DKI Jakarta akan diadakan peninjauan lokasi penjualan ternak setelah SKKH terbit;
2. Pengawasan dilakukan melalui persyaratan SIKM (Surat Ijin Keluar masuk);
3. SKKH disarankan berlaku untuk daerah yang terjangkit antrax setahun dua tahun terakhir, seperti Gunung Kidul DIY, dan Gorontalo Sulawesi Selatan;
4. Akan diadakan pemeriksaan ulang dilokasi penjualan, kendaraan ternak yang masuk ke DKI Jakarta akan dilakukan disenfeksi disetiap check point;
5. Permohonan ijin ternak dilakukan secara online dengan alamat web yang sama dengan web pembuatan SKIM dengan lama proses satu hari kerja.

Dikesempatan yang sama Kepala Bidang PPHNAK, menyampaikan Realisasi pengiriman angkutan ternak dari Pelabuhan Bima dan Pelabuhan Bongkar Tanjung Priok dengan tujuan Bogor menggunakan Tol Laut Cemara Nusantara 5 dan 6 sebanyak 2.042 ekor yang dilakukan oleh 9 Perusahaan peternakan dan realisasi pengeluaran ternak potong dengan tujuan Bekasi sebagai lokasi penampungan untuk memenuhi kebutuhan DKI Jakarta sebanyak 1.186 ekor menggunakan Kapal Cargo dilakukan oleh 6 Perusahaan Peternakan.

Selanjutnya rencana pengiriman ternak sapi potong hewan qurban menuju DKI Jakarta pada tanggal 1 Juli sebanyak 183 ekor dan tanggal 26 Juli sebanyak 550 ekor.

#NTBSejahteraDanMandiri
#KampungUnggas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *