Evaluasi Penggunaan Maskerisasi di Pasar Perumnas

“Evaluasi penggunaan Maskerisasi di Pasar Perumnas”

Kamis, 24 Juli 2020, sesuai tanggungjwab penegakan protokol kesehatan pencegahan covid-19, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi NTB melalui UPTD BRSLV kembali melakukan evaluasi penggunaan masker kepada pelaku pasar di sekitar Lingkungan Pasar Perumnas Tanjung Karang Ampenan, 3 poin utama protokol kesehtan penceghan covid-19 penggunaan masker dimnapun, jaga jarak dan sllu cuci tangan stelah beraktifitas.

Tim BRSHLV yang dipimpin lngsung Kepala Balai drh. Muslih beserta jajarannya turun ke Pasar Perumnas, bersama Kepala Pasar Bapak H. Mustakim.

Pasar yang berada di kelurahan Tanjung Karang Permai, Kecamatan Sekarbela Kota Mataram ini, menurut Kepala Pasar, memiliki 6 pintu masuk dengan 172 pedagang tetap dan 15 pedagang tidak tetap. Pasar perumnas juga telah menyediakan sarana pendukung terkait dengan pelaksanaan pencegahan pandemi Covid 19 antara lain 5 unit tempat cuci tangan dilengkapi sabun serta 2 alat pengeras suara/ Megaphone untuk melakukan kegiatan edukasi dan sosialisasi. Kepala Pasar berharap ke depan pasar perumnas sudah memiliki alat pengukur suhu (thermo gun).

Dari hasil pantauan, nampak smua pelaku pasar sudh mematuhi protokol kesehtan di era kenormalan baru, Kesadaran pedagang maupun pengunjung sudah 99% yang menggunakan masker dan sudah paham akan dampak penggunaan masker. Quality kontrol oleh kepala pasar sudah sangat bagus dan tegas sehingga pengunjung pasar juga disiplin dengan aturan yang ada. Namun masih ada beberapa pengunjung dan pedagang yang tidak menggunakan masker dengn alasan lupa, sederhana tapi sangt beresiko.

#NTBSejahteraDanMandiri
#KampungUnggass

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *