Dengan Pakan Lamtoro, Daging Lebih Enak

Lamtoro, diberbagai daerah di Indonesia lebih dikenal dengan nama petai cina. Tanaman yang berasal dari semenanjung Yucatan di Meksiko mempunyai nama latin Leucaena leucocephala merupakan salah satu dari sekian banyak hijauan pakan ternak (HPT) yang ada di Indonesia. Lamtoro merupakan tanaman pohon yang termasuk dalam kelompok tanaman leguminosa.

Lamtoro mempunyai pertumbuhan yang cepat dan dapat tumbuh dengan baik didaerah dengan curah hujan tahunan 650 mm sampai 3000 mm. Tanaman ini toleran terhadap iklim kering (300 mm) dengan periode kekeringan 6 sampai 7 bulan sehingga sangat cocok dikembangkan didaerah kering beriklim kering sebagai tanaman yang dapat menghasilkan hijauan pakan ternak sepanjang tahun. Daun lamtoro sangat disukai ternak ruminansia dan mempunyai nilai nutrisi yang tinggi sebagai pakan. Kandungan nutrisi dari lamtoro yaitu Protein Kasar (PK) ≥ 20%, Neutral Detergent Fibre (NDF) berkisar 40%, Acid Detergent Fibre (ADF) berkisar 25%, kecernaan ≥ 65% dan energi termetabolisme (ME) sebesar 11 MJ/kg.

Hijauan ini sangat cocok dipakai untuk pakan penggemukan karena kandungan nutrisinya yang tinggi sehingga dapat memenuhi kebutuhan nutrisi penggemukan. Penggunaan lamtoro sebagai pakan sangat ramah lingkungan karena dapat menurunkan produksi gas metan didalam rumen. Lamtoro juga meningkatkan kualitas tanah dan menyuburkan tanah karena dapat mengikat nitrogen atmosfir ke tanah dan daunnya memiliki kandungan nitrogen yang tinggi. Selain itu tanaman lamtoro dapat dimanfaatkan sebagai tanaman pelindung, pencegah erosi dan tanaman pagar.

Selengkapnya
http://peternakan.litbang.pertanian.go.id/index.php/info-teknologi/49107-dengan-pakan-lomtoro-dagingnya-lebih-enak-lembut-berair-dan-segar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *