UMKM Pangan Lokal Antusias Gerakan Diversifikasi Pangan

Pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Pangan Lokal sebagai penggerak konsumsi pangan menyambut antusias gerakan diversifikasi pangan yang mulai dilakukan secara masif. 

“Kita ingin pangan lokal Indonesia menjadi sumber karbohidrat bagi semua orang. Karena itu, perusahaan saya fokus pada penjualan dan pembelian pangan lokal singkong dan ubi,” ujar Founder sekaligus Distributor Three-P Retail yang mengolah aneka pangan lokal menjadi frozen food, Mirza ketika ditemui di Gerakan Diversifikasi Dan Ekspose UMKM Pangan Lokal, Rabu (19/8).

Diakui Mirza pencanangan gerakan massif diversifikasi pangan lokal ini sangat membantu para pengusaha kecil dan menengah yang ingin menjadikan pangan lokal sebagai sumber kehidupan dan sumber keuntungan. Lebih dari itu, gerakan tersebut juga sangat membantu para petani yang selama ini melakukan cocok tanam pangan lokal seperti Ubi, Singkong dan Sagu.

Mirza menjelaskan, sejauh ini pangsa pasar Three-P Retail meliputi pasar besar dan lokal. Meski demikian, tak menutup kemungkinan produk jualnya menembus pasar internasional untuk produk frozen food. Adapun olahan yang diproduksi Three-P Retail antara lain aneka kripik singkong, Ubi, combro bahkan ubi kremes.

“Semuanya di produksi oleh petani lokal di daerah Cijeruk Bogor. Bahkan kami sudah memberdayakan petani lokal dengan pangsa pasar yang jelas. Untuk itu, kami mendukung program diversifikasi karena sangat bermanfaat bagi masyarakat banyak. Insyaallah kami juga akan mengambil program KUR (Kredit Usaha Rakyat),” katanya.

Pengusaha lainya, Agus Sudomo mengatakan, program diversifikasi harus didorong oleh semua pihak untuk menjadi gerakan besar dalam mengoptimalkan kekayaan alam Nusantara. Dirinya juga optimis gerakan ini bisa menjadi gerakan ketahanan pangan nasional yang memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Saya sangat yakin gerakan diversifikasi mampu mendorong gerakan pangan nasional karena hanya dengan cara ini pangan kita terus lestari. Makanya, saya mengajak semua pihak dukung dan dorong gerakan ini menjadi gerakan bersama,” katanya.

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mengatakan bahwa Diversifikasi Pangan Lokal adalah upaya pemerintah untuk mendorong ketersediaan dan konsumsi pangan yang beragam, bergizi seimbang dan aman. Gerakan ini diharapkan mampu mewakili harapan dan kebutuhan seluruh rakyat Indonesia agar ketahanan pangan tetap kokoh, yang memperkuat hadirnya negara yang sejahtera.

“Hari ini kita mengkampanyekan gerakan diversifikasi pangan lokal sebagai kekayaan dan budaya bangsa. Artinya bukan hanya beras yang kita miliki. Tapi ada berbagai macam pangan lain seperti ubi-ubian, jagung, sorgum, sagu, kentang, labu dan lainnya,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *