Terapkan Protokol Covid-19, Pasar Hewan Tanjung Siap Dibuka

Saat ini dianggap waktu yang tepat untuk pembukaan Pasar Hewan Tanjung yang ditutup sejak April lalu.

Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) H Hermanto mengatakan, pembukaan pasar hewan akan membangkitkan kembali mobilitas perdagangan ternak di Lombok Utara. Pasar Hewan Tanjung setiap hari pasaran, Rabu dan Minggu cukup banyak menampung peternak. Termasuk pengusaha lokal bahkan pengusaha luar KLU. ”Jumlah pengunjung hingga 300-an orang setiap hari pasaran dengan transaksi hingga Rp 500 juta,” ucap dia usai rapat di aula bupati, kemarin (22/6/2020).

Dengannya dia percaya, perekonomian  masyarakat bisa membaik. Khususnya bagi mereka yang terkait langsung dengan pasar ternak itu.

Hermanto mengatakan, pasar hewan nantinya akan mendapat perlakuan sama dalam situasi menuju new normal. Standar penanganan dan pencegahan penyebaran Virus Korona harus diterapkan dengan ketat.

Dimulai dari pintu masuk dan pintu keluar, pengunjung wajib mengecek suhu tubuh. Sebelun itu, mereka juga diwajibkan mencuci tangan dengan sabun. ”Jika ada pengunjung memiliki suhu tubuh di atas 37 derajat, maka akan diarahkan ke puskesmas terdekat. Ini untuk mengantisipasi hal yang tidak kita inginkan,” jelas dia.

Dalam aktivitas harian pasar, pengunjung juga diwajibkan menggunakan masker. Peternak, pengusaha lokal dan pengusaha luar juga demikian. Penerapan jaga jarak saat bertransaksi pun akan diatur. ”Kesiapan untuk pembukaan pasar Tanjung juga akan diawali dengan penyemprotan desinfektan di sekitar pasar hewan,” tandasnya.

Asisten II Setda KLU H Rusdi menambahkan,  sangat penting bagi pemerintah mulai membuka tempat umum. Tujuannya menggairahkan kembali perekonomian masyarakat. ”Pasar hewan memang sudah harus dibuka. Tinggal diatur mekanisme dan kesiapan kita,” tegas mantan kadis DLHPKP itu. (Lombok Post)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *