Tepung Temulawak Mampu Tingkatkan Nafsu Makan Sapi

Berbagai cara diupayakan peneliti untuk mencari formula pakan maupun suplemen peningkat nafsu makan, sehingga bobot sapi bisa meningkat pesat dan memberikan pendapatan yang baik bagi peternak. Kali ini, tepung Temulawak diujicoba untuk meningkatkan nafsu makan sapi Peranakan Simmental. 

Curcuma xanthorhiza Roxb atau temulawak merupakan tanaman jamu yang banyak dimanfaatkan sebagai penambah nafsu makan dan antioksidan. Ekstrak temulawak memiliki kadar kurkumin sebesar 27,19 persen dan kadar aktivitas antioksidan sebesar 87,01 ppm.

Dari berbagai penelitian, kandungan minyak atsiri dan kurkumin pada temulawak dapat meningkatkan nafsu makan untuk manusia. Di ternak, khasiat temulawak untuk peningkatan nafsu makan juga sudah banyak diteliti.

Seperti yang dilakukan oleh peneliti dari Universitas Tulang Bawang, Bandar Lampung, Novi Eka Wati dan Mashuri Yusuf di Peternakan Sapi Potong Joe Cipir Desa Jati Indah, Kecamatan Tanjung Bintang, Kabupaten Lampung Selatan.

“Temulawak dapat mempercepat kerja usus halus sehingga mempercepat pengosongan dalam lambung. Hal ini menyebabkan ternak merasa lapar dan nafsu makan meningkat sehingga konsumsi pakan meningkat dan pertambahan bobot badan meningkat,” beber Novi.

Mashuri menambahkan dengan penggunaan aditif pakan alami bagi ternak lebih dianjurkan daripada obat-obatan kimia yang akan meninggalkan residu kimia pada daging yang dapat membahayakan kesehatan manusia yang mengkonsumsinya.

Penambahan Bobot

Penelitian ini melibatkan 12 ekor Sapi Peranakan Simmental jantan berumur 1,5 tahun dengan bobot badan rata-rata 166 kg.  Penelitian dilakukan dengan memberikan ransum yang mengandung 0; 1,5 dan 3 % tepung temulawak. Penelitian dilakukan selama 5 minggu. Minggu pertama periode adaptasi pakan dan 4 minggu berikutnya periode pengambilan data.

Setelah 5 minggu penelitian diperoleh hasil bahwa penambahan tepung temulawak pada ransum berpengaruh nyata terhadap konsumsi bahan kering, pertambahan bobot badan harian dan konversi pakan pada sapi peranakan Simmental.

Penambahan tepung temulawak pada ransum sapi peranakan Simmental berpengaruh nyata (P

Sapi yang tidak diberi temulawak pertambahan bobot badan harian 335 gram/hari. Sedangkan sapi yang dalam pakannya diberi temulawak 1,5 persen pertambahan bobot badan harian 821 gram per hari. Terakhir sapi yang diberi temulawak 3 persen diperoleh pertambahan bobot badan harian  628 gram per hari.

Disimpulkan bahwa penambahan tepung temulawak dengan dosis 1,5 persen dari bahan kering pemberian ransum menunjukkan pertambahan bobot badan dan konversi pakan terbaik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *