Strategi Penguatan Pakan Dengan Indigofera

Dalam rangka mendukung program pemerintah untuk ”SWASEMBADA DAGING”, Ditjen Peternakan dan Kesehatan hewan melaksanakan program unggulan bernama SIKOMANDAN (Sapi Kerbau Komoditas Andalan Negeri) untuk meningkatkan jumlah populasi sapi di Indonesia. Peningkatan populasi sapi di masa yang akan datang tidak akan bertahan lama tanpa adanya antisipasi penguatan pakan di kalangan para peternak.

Strategi Penguatan Pakan yang harus kita laksanakan adalah dengan mengatur ketersediaan pakan sepanjang tahun bagi ternak, sehingga pertumbuhannya dapat lebih maksimal. Namun, ada kondisi tertentu di saat pakan sangat sulit untuk didapatkan. Pada musim kemarau misalnya, pakan berupa hijauan akan semakin sulit ketersediaannya, terutama karena sulitnya rumput untuk tumbuh akibat rendahnya kadar air di dalam tanah. Hal ini dapat disiasati dengan menanam tanaman HPT yang tangguh sepanjang musim, dan dapat di tanam pada kondisi tanah yang kurang produktif untuk tanaman pangan.

Salah satu tanaman alternatif pakan bagi ternak yang mudah ditanam, minim perawatan dan tangguh sepanjang tahun adalah Indigofera. Indigofera sangat baik kandungan nutrisinya serta tinggi tingkat kecernaannya bagi ternak. Sebagai pendukung untuk strategi penguatan pakan ini, BBIB Singosari juga menanam Indigofera dan telah berhasil melakukan pembudidayaan dari benih ataupun bibitnya sekaligus membuka peluang bagi masyarakat untuk pembimbingan dan pembudidayaan tanaman HPT unggul ini. Tidak hanya bibit dan benih, untuk pemanfaatan inidigofera lebih lanjut BBIB Singosari juga menyediakan Indigofera dalam bentuk Green Concentrate yang bisa dijadikan stok pakan yang awet dan bernutrisi tinggi.

#kementanRI #ditjenpkh #bbibsingosari #SIKOMANDAN #pakan #ilmuternak

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *