Sosialisasi Penggunaan Masker di Pasar Tradisional

Hallo SobaTernak

Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, dibawah komando Sekretaris Dinas melakukan pemantauan, sosialisasi dan edukasi penggunaan masker di pasar perumnas. Menurut kepala pasar perumnas, bapak H. Mustakim, pasar perumnas berada di kelurahan tanjung karang permai, kecamatan sekarbela kota mataram ini memiliki 6 pintu masuk dengan 172 pedagang tetap dan 15 pedagang tidak tetap.

Pasar yang terlihat cukup bersih ini, menurut kepala pasar telah menyediakan sarana pendukung terkait dengan pelaksanaan pencegahan pandemi covid-19, antara lain ; 5 unit tempat cuci tangan yang dilengkapi dengan sabun, serta 1 alat pengeras suara untuk melalukan kegiatan sosialisasi dan edukasi. Namun demikian pasar perumnas belum memiliki alat untuk mengukur suhu (thermo gun).

Dari hasil pemantauan yang dilakukan bersama dinas sosial kota mataram dan dinas perdagangan kota mataram, dijumpai :
1. Tidak adanya keberadaan Tenda Posko Terpadu di Pasar Perumnas
2. Pada setiap pintu masuk pasar hanya ada petugas keamanan pasar yang menjaga di sekitar area pasar
3. Pedagang dan pembeli sudah 99% menggunakan masker.
4. Himbauan terkait penerapan disiplin protokol Covid-19, telah dilakukan secara periodik setiap 60 menit oleh kepala pasar.

Menurut sekretaris Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, kendala yang dihadapi Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi NTB dalam penegakan disiplin protokol Covid-19 di pasar perumnas adalah tidak adanya sanksi untuk memberikan shock therapi bagi pedagang dan pengunjung pasar yang tidak menggunakam masker, sehingga tidak terjadi angka penggunaan masker selama pandemi Covid – 19 dapat terus ditingkat dan dipertahankan.

Pada kesempatan tersebut, sekretaris Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan telah menyerahkan satu buah Mega Phone kepada kepala pasar untuk menunjang kelancaran sosialisasi penggunaan masker, serta 250 masker yang akan dibagikan kepada pedagang dan pengunjung pasar perumnas.

#NTBSejahteradanMandiri
#KampungUnggas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *