Pengawasan Sosialisasi dan Edukasi Maskerisasi di Pasar Perumnas

Hai SobaTernak

Pada hari Minggu, 9 Agustus 2020 Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Nusa Tenggara Barat melalui Bidang Pengolahan dan Pemasaran Hasil Peternakan (PPHNak) melanjutkan kegiatan penegakan protokol kesehatan di era Covid-19.

Kegiatan pengawasan sosialisasi dan edukasi maskerisasi di pasar perumnas dibawah koordinator Kepala Bidang PPHNak beserta jajarannya serta Kepala Pasar Bapak Mustakim berkeliling pasar dengan menggunakan megaphone menghimbau pedagang dan pengunjung pasar untuk menggunakan masker dan cuci tangan sebelum dan sesudah masuk pasar.

Menurut Bapak Mustakim, pasar perumnas menyumbang PAD untuk Kota Mataram sebesar 10 juta/bulan dan disetor ke Dinas Perdagangan Kota Mataram.

Dari pemantauan yang dilakukan bersama Tim PPHNak dan Satgas Kota Mataram dapat diinformasikan bahwa keberadaan tenda posko terpadu di pasar perumnas menggunakan kantor kepala pasar.

Masih menurut Kepala Pasar, Pasar Perumnas berada do Kelurahan Tanjung Karang Permai Kecamatan Sekarbela Kota Mataram ini memiliki 6 pintu masuk dengan 172 pedagang tetap dan 15 pedagang tidak tetap.

Pasar yang terlihat cukup bersih ini, telah mrnyediakan pendukung terkait dengan pelaksanaan pencegahan pandemi Covid-19, antara lain 5 unit tempat cuci tangan yang dilengkapi dengan sabun serta 2 alat pengeras suara untuk melakukan kegiatan sosialisasi dan edukasi dan pasar perumnas sudah memiliki alat untuk mengukur suhu tubuh (thermo gun).

Dari pemantauan yang dilakukan bersama Kepala Pasar dapat diinformasikan beberapa hal srbagai berikut :
1. Pada setiap pintu masuk pasar hanya ada petugas keamanan pasar yang menjaga di sekitar area pasar
2. Pedagang yang sudah memiliki kesadaran untuk menggunakan masker adalah sebanyak 99,97% dan masih dijumpai pedagang yang belum menggunakan masker atau menggunakan masker tidak sesuai dengan protokol Covid-19 (masker hanya menutup bagian mulut saja)
3. Pembeli atau pengunjung pasar yang sudah sadar untuk menggunakan masker yaitu sebanyak 99,97%. Bagi pembeli atau pengunjung pasar yang tidak menggunakan masker tidak diperkenankan untuk memasuki areal pasar perumnas
4. Himbauan terkait penerapan disiplin protokol Covid-19 telah dilakukan secara periodik setiap 60 menit oleh Kepala Pasar.

Selain itu juga, walaupun jumlahnya tidak banyak, akan tetapi masih dijumpai pedagang dan pengunjung pasar yang belum menggunakan masker. Oleh karenanya diperlukan sanksi yang tegas sehingga dapat memberikan shock therapi bagi pedagang dan pengunjung pasar yang tidak menggunakan masker serta mengurangi potensi penularan Covid-19.

#NTBSejahteradanMandiri
#KampungUnggas
#NTBGemilang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *