INDUSTRIALISASI PETERNAKAN (INTAN GEMILANG) DI 3 TAHUN KEPEMIMPINAN ZUL ROHMI

INDUSTRIALISASI PETERNAKAN (INTAN GEMILANG) DI 3 TAHUN KEPEMIMPINAN ZUL ROHMI

OLEH : DRH. KHAIRUL AKBAR, MSi
(Kadisnakkeswan prop NTB)

Pembangunan sub sektor peternakan merupakan bagian penting dari kebijakan pembangunan pertanian yang memiliki nilai strategis dalam upaya meningkatkan ketahanan pangan dan kualitas sumber daya manusia. Dalam konteks pembangunan ekonomi, pemerintah Provinsi NTB telah mendukung program ketahanan pangan nasional di NTB.
Subsektor peternakan merupakan program unggulan di kepemimpinan Zul Rohmi, karena subsektor peternakan diharapkan sebagai motor penggerak ekonomi pedesaan serta memiliki daya ungkit sektor ekonomi lainnya.
Dimasa pandemi covid 19 saat ini, patut disyukuri produk peternakan khusus komoditi sapi dan unggas menjadi kontributor terbesar dalam penyediaan pangan asal ternak dan menjamin kebutuhan protein asal hewan serta menjadi andalan dalam meningkatkan status ekonomi masyarakat NTB.
Sesuai RPJMD Provinsi NTB 2021-2023 bahwa subsektor peternakan diarahkan menuju industrialisasi dengan dua program utama yaitu pengembangan kampung unggas dan infustrialisasi peternakan/pakan ternak artinya keberpihakan pada pengembangan peternakan dari hulu ke hilir.
Dalam 3 tahun terakhir ini perkembangan subsektor peternakan masih cukup menjanjikan walaupun daerah kita ditimpa musibah seperti gempa bumi dan kasus covid 19.
Seperti pertumbuhan PDRB tahun 2018 -2020. Tahun 2018 PDRB peternakan berdasarkan harga konstan sebesar rp. 3.392 Milyar mengalami peningkatan sebesar rp. 3.514 atau meningkat 4 % pertahun. Sedangkan bila dilihat dari Nilai tukar petani peternakan (NTP) dari tahun ke tahun secara umum kita masih berbangga karena NTP khusus sub sektor peternakan angkanya di atas 100, artinya bahwa peningkatan daya beli, karena harga produksi naik lebih besar dari kenaikan harga konsumsinya atau pendapatan petani naik lebih besar ketimbang biaya pengeluarannya, sehingga kesejahteraan petani peternak juga meningkat.
Tolok ukur keberhasilan pembangunan sub sektor peternakan di 3 tahun kepemimpinan ZulRohmi adalah peningkatan populasi ternak dengan rata rata pertumbuhan populasi sebesar 4 % yang tersebar di kab. /kota. Populasi ternak sapi di NTB termasuk 4 besar plasma nutfah Indonesia.
Sedangkan dalam penyediaan daging provinsi NTB berkontribusi sebesar 3 % yaitu 22.684 ton dari produksi daging nasional sebesar 490.400 ton.
Kontribusi lain subsektor peternakan dalam penyerapan tenaga kerja sebesar 420 ribu orang/tahun dengan nilai tukar petani peternakan (NTPP) yang terus meningkat di atas 105 setiap tahunnya.
Program Intan Gemilang (industrialisasi peternakan menuju NTB Gemilang) di 3 tahun kepemimpinan Zul Rohmi yang dapat berkontribusi untuk penumbuhan ekonomi masyarakat adalah :

  1. Distribusi 500 ekor sapi penggemukan dan 500 ekor pengembiakan ternak 5 kelompok di kecamatan pujut, 200 ekor di 5 kelompok food estate labangka, 17 kelompok penggemukan, 224 kelompok pembiakan.
    2 pengolahan dan teknologi pakan berupa bank pakan di kecamatan pujut lombok tengah, kecamatan monta kab bima dan kec.Raba
  2. Peningkatan mutu dan kualitas pakan di padang penggembalaan
  3. Pengembangan bibit ternak melalui program SIKOMANDAN (SAPI DAN KERBAU KOMODITI ANDALAN NEGERI) yang merupakan program nasional dan kementan.
  4. Peningkatan pelayanan kesehatan hewan melalui kegiatan pengendalian dan pemberantasan penyakit hewan menular strategis
  5. Pengaturan tata niaga dan ternak serta pengendalian pemotongan ternak betina produktif.
    Program Intan Gemilang di 3 tahun kepemimpinan bang Zul umi rohmi akan menjadikan propinsi NTB daerah yang swasembada daging dan telur di masa yang akan datang. Untuk itu akan tumbuh industri pengolahan bahan asal hewan seperti penumbuhan umkm dengan bahan olahan asal ternak dan pengolahan sarang burung walet yang berorientasi ekspor.
    Dengan program ini , misi ke 5 NTB SEJAHTERA DAN MANDIRI, melalui subsektor peternakan akan kita wujudkan menjadi NTB GEMILANG.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *