Faktor Yang Mempengaruhi Keberhasilan Inseminasi Buatan

FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEBERHASILAN IB

1. Kualitas Semen Beku
Gunakan semen beku berkualitas dalam melakukan IB. Semen yang terstandard SNI memiliki kualifikasi motilitas minimal 40% dan mengandung minimal 25 juta sel. Semen beku dari BBIB Singosari dapat menjadi pilihan yang direkomendasikan

2. Deteksi Birahi
Deteksi birahi yang tepat dan akurat adalah salah satu kunci dalam keberhasilan IB. Kenali tanda-tanda birahi dengan baik, sehingga Inseminasi Buatan bisa dilaksanakan pada waktu yang tepat. Perlu diingat masa hidup sel oosit sangat pendek yang berkisar antara 6 sampai 12 jam setelah diovulasikan

3. Kondisi Resipien
Banyak sekali kondisi resipien (betina yang akan di IB) yang dapat mempengaruhi fertilitasnya. Genetik ternak, BCS/kondisi tubuh yang terlalu besar/kecil, kondisi organ reproduksi, kadar hormonal dan adanya beberapa penyakit tertentu adalah faktor yang perlu diperhatikan. Jika ternyata ada gejala kelainan saluran reproduksi/hormonal dan penyakit tertentu,
segera hubungi dokter hewan untuk mendapatkan treatmen yang diperlukan

4. Ketrampilan inseminator
Ketrampilan inseminator juga merupakan salah satu faktor penentu keberhasilan IB. Dalam melaksanakan IB di lapangan ada standard prosedur yang harus diterapkan oleh petugas seperti cara handling semen, waktu thawing, pelaksanaan palpasi rektal dan Inseminasi buatan yang sesuai prosedur.Gunakan jasa dari inseminator resmi yang bersertifikat dan berpengalaman dalam melaksanakan IB bagi ternak anda.

#kementan #ditjenpkh #bbibsingosari #disnakkeswanntb #inseminator #inseminasibuatan #peternakan #sapi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *