Audiensi Asosiasi Juru Sembelih Halal NTB

Rabu, 9 April 2025 Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi NTB, Muhamad Riadi, SP, M.Ec.Dev bersama Asisten Perekonomian dan Pembangunan mewakili Gubernur Nusa Tenggara Barat menerima audiensi Asosiasi Juru Sembelih Halal NTB di Ruang Rapat Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi NTB.

Sebagai informasi, adapun jumlah anggota Juru Sembelih Halal (Juleha) NTB Tahun 2025 sekitar 500 orang, yang memiliki sertifikat kompetensi Juleha baru 22 orang.

Permasalahan yang dihadapi Asosiasi Juleha NTB yaitu adanya problematika di masyarakat tentang jaminan halal dari produk sembelihan, sehingga dibutuhkan anggaran yg cukup untuk memenuhi kebutuhan SDM Juleha yang memiliki sertifikat kompetensi.

Penjelasan Disnakkeswan NTB bahwa fasilitasi pelatihan dan sertifikasi kompetensi Juleha tahun 2025 sedang diproses melalui Bank Indonesia.

Sebelumnya pelatihan dan sertifikasi kompetensi Juleha tahun 2023 difasilitasi oleh FKH UNIVERSITAS BRAWIJAYA.

Tahun 2024 pernah diusulkan penganggaran pelatihan dan sertifikasi kompetensi Juleha oleh Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi NTB, namun terkendala oleh refokusing anggaran.

Jumlah Rumah Potong Hewan Ruminansia/Unggas milik pemerintah se-NTB yang sudah memiliki Sertifikasi Nomor Kontrol Veteriner (NKV) dan Halal itu sebanyak 6 Unit. Sedangkan yg masih dalam kategori pembinaan yaitu 31 Unit. Untuk RPHU yang sudah memiliki sertifikat NKV dan halal milik swasta sebanyak 1 unit.

Diharapkan dengan adanya bantuan fasilitasi anggaran untuk pelatihan dan sertifikasi kompetensi Juleha ini dapat mewujudkan Provinsi NTB Makmur Mendunia.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *