Rapat Koordinasi Finalisasi Rencana Teknis Detail Engineering Design (DED) Pelabuhan Carik
Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi NTB, Muhamad Riadi, SP, M.Ec.Dev menghadiri sekaligus menjadi narasumber pada Rapat Koordinasi Finalisasi Rencana Teknis Detail Engineering Design (DED) Pelabuhan Carik yang diselenggarakan oleh Dinas Perhubungan Provinsi NTB di Hotel Lombok Astoria, Kamis 5 September 2024.
Pada kesempatan itu, Muhamad Riadi menyampaikan Provinsi NTB menjadi tujuan utama destinasi pariwisata baik domestik maupun internasional ditambah dengan adanya event internasional yang dilaksanakan setiap tahun yaitu MotoGP di KEK Mandalika Lombok Tengah dan MXGP di Kota Mataram sehingga permintaan daging dan telur ayam oleh hotel dan pelaku usaha kuliner meningkat.
Selain itu adanya program unggulan Presiden Republika Indonesia terpilih yaitu program minum susu dan makan bergizi gratis yang akan menyerap produksi sektor Peternakan seperti susu, daging dan telur. Tradisi masyarakat NTB yang masih kental juga mempengaruhi peningkatan permintaan daging dan telur ayam. Pada bulan-bulan tertentu seperti perayaan Maulid Nabi, Syukuran Haji, Idul Adha, dan Lebaran Topat yang perayaannya berlangsung relatif lebih lama dibandingkan daerah lain di Indonesia yang Mana di beberapa wilayah di NTB hampir setiap warga mengadakan syukuran atau hajatan. Sehingga produk olahan komoditi Peternakan seperti nugget, sosis, daging slice masuk ke wilayah NTB cukup tinggi dimana kegiatan industrialisasi komoditi Peternakan skala menengah keatas masih sangat minim.
Oleh karena itu Pelabuhan Carik dapat dijadikan sebagai pelabuhan ternak di NTB, antara lain sebagai berikut (1) Pelabuhan Carik sebagai pelabuhan Internasional untuk impor ternak dari luar negeri (langsung) seperti Australia tanpa melalui pelabuhan di Pulau Jawa, (2) Status wilayah berdasarkan kesehatan ternak (NTB bebas LSD), Pulau Jawa daerah tertular, (3) Relokasi pemanfaatan Pelabuhan Lembar dan Gilimas sebagai pelabuhan pengiriman ternak dan produk hewan dan (4) Menyelamatkan Gilimas dengan status sebagai pelabuhan pariwisata dan cargo serta Pelabuhan Lembar sebagai pelabuhan barang dan orang.














