Pemantauan Penggunaan Maskerisasi di Pasar Perumnas

Dalam rangka memberikan edukasi kepada masyarakat terhadap pentingnya menerapkan protokol kesehatan dalam situasi pandemi pada saat ini, Pemerintah terus berupaya meminimalisir dan bahkan mengurangi kasus penularan Covid-19 dengan salah satu cara yang dilakukan adalah melalui sosialisasi penggunaan masker pada tempat umum seperti pusat keramaian dan pusat transaksi perdagangan atau pasar. Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Nusa Tenggara Barat mendapat bagian untuk melakukan pemantauan terhadap pedagang dan pengunjung di Pasar Perumnas Tanjung Karang Ampenan secara bergiliran pada masing-masing Bidang dan UPTD Lingkup Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Nusa Tenggara Barat. UPTD Balai Inseminasi Buatan yang dilakukan oleh petugas dari Balai Inseminasi Buatan untuk melakukan pemantauan dan pengawasan penggunaan masker di Pasar Perumnas Tanjung Karang Ampenan. Pasar yang berada di Kelurahan Tanjung Karang Permai Kecamatan Sekar belajar Kota Mataram ini, menurut Kepala Pasar memiliki 6 pintu masuk dengan 172 pedagang tetap dan 15 pedagang tidak tetap. Pasar Perumnas juga telah menyediakan sarana pendukung terkait dengan pelaksanaan pencegahan pandemi Covid-19 antara lain 5 unit tempat cuci tangan dilengkapi dengan sabun serta 2 alat pengeras suara atau megaphone untuk melakukan kegiatan edukasi dan sosialisasi. Tim Balai Inseminasi Buatan memantau kondisi pemakaian masker di Pasar Perumnas dimana terlihat kesadaran pedagang dan pengunjung pasar tentang pemakaian masker sudah menunjukkan kepatuhan terhadap peraturan pemerintah yang diterapkan. Namun tidak menutup kemungkinan bahwa para pengunjung pasar ada saja yang tidak memakai masker dengan berbagai alasan untuk itu Tim memberikan dan memakaikan masker kepada yang bersangkutan dan mengingatkan agar tidak terulang lagi karena ini menyangkut kesehatan pribadi dan kesehatan orang banyak. Para pedagang yang memakai masker yang dilihat oleh Tim yang kurang layak dipakai, maka Tim memberikan atau mengganti maskernya dengan yang baru dan selalu mengingatkan tentang perlunya memakai masker secara baik dan benar. Bagi masyarakat yang tidak memakai masker maka yang bersangkutan dikenakan denda sesuai aturan yang berlaku dan diterapkan kepada semua masyarakat yang tidak memakai masker terutama ditempat umum akan didenda sebesar Rp100.000,- dibayar ditempat. #NTBSejahteradanMandiri#NTBGemilang#1000DesaSapi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *