Pemantauan Pemakaian Masker dan Sosialisasi Peraturan Daerah Penegakan Protokol Kesehatan Era Kenormalan Baru

Hallo SobaTernak..

Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi NTB melalui Balai RSHLV kembali melakukan pengawasan penggunaan masker dan sosialisasi Peraturan Daerah protokol kesehatan kepada pelaku pasar di sekitar lingkungan Pasar Perumnas Tanjung Karang Ampenan. Tim BRSHLV yang dipimpin langsung oleh Kepala Balai dan jajarannya melakukan pemantauan dari pintu masuk sampai dengan kepala pasar sosialisasi arti pentingnya masker untuk pencegahan penyebaran Covid-19. Kesadaran masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan cukup baik walaupun ditemukan beberapa orang pengunjung pasar yang tidak menggunakan maskermasker, hal tersebut menurut yang bersangkutan lupa sehingga petugas memberikan pada yang tidak membawa dan tidak memakai masker serta tidak lupa mengingatkan sanksi yang akan dikenakan apabila tidak menggunakan masker diruang publik. Pasar Perumnas telah menerapkan protokol Covid-19 serta menyediakan sarana pendukungnya antara lain 5 unit tempat cuci tangan dilengkapi sabun serta 2 alat pengeras suara atau megaphone untuk melakukan kegiatan sosialisasi dan edukasi. Namun demikian pelaku pasar Perumnas masih tetap harus diingatkan dan diberikan pemahaman tentang resiko dan konsekuensi akibat tidak menerapkan protokol kesehatan, karena masih saja ditemukan beberpa oknum dari pedagang maupun pengunjung yang tidak menggunakan masker atau masker digantung dileher. Dengan demikian dari hasil pemantauan uang dilakukan sebagian besar sudah menggunakan masker. Dan telah nampak kepatuhan protokol Covid-19 oleh pelaku pasar di pasar perumnas. Hal ini ditunjukan dengan kesadaran pedagang maupun pengunjung sudah 99,9% telah menggunakan masker. Quality kontrol oleh kepala pasar sudah sangat bagus dan tegas dalam menerapkan protokol Covid-19 sehingga pengunjung pasar juga mulai disiplin dengan aturan yang ada.

#NTBSejahteradanMandiri#KampungUnggas#NTBGemilang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *