Pemantauan Maskerisasi di Pasar Perumnas

Hallo SobaTernak
Kamis, 13 Agustus 2020 dalam rangka memberikan edukasi kepada masyarakat terhadap pentingnya menerapkan protokol kesehatan dalam situasi pandemi seperti saat ini, Pemerintah berupaya meminimalisir dan bahkan mengurangi kasus penularan Covid-19 dengan salah satu cara yang dilakukan adalah melalui mensosialisasikan penggunaan masker pada trmpat-tempat umum seperrti pusat keramaian dan pusat transaksi perdagangan/pasar.

Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Nusa Tenggara Barat mendapat bagian untuk melakukan pemantauan terhadap pedagang dan pengunjung di Pasar Perumnas Tanjung Karang Ampenan secara bergiliran pada masing-masing Bidang dan UPTD lingkup Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi NTB.

Pada hari Kamis, 13 Agustus 2020 giliran UPTD Balai Inseminasi Buatan dimulai pada pukul 08.00 sampai selesai. Tim Balai Inseminasi Buatan yang dipimpin oleh Kepala Sub Bagian Tata Usaha untuk melakukan pemantauan dan pengawasan penggunaan masker di Pasar Perumnas.

Pasar yang berada di Kelurahan Tanjung Karang Permai Kecamatan Sekarbela Kota Mataram ini, menurut Kepala Pasar memiliki 6 pintu masuk dengan 172 pedagang tetap dan 15 pedagang tidal tetap. Pasar Perumnas juga telah menyediakan sarana pendukung terkait dengan pelaksanaan pencegahan pandemi Covid-19 antara lain 5 unit tempat cuci tangan dilengkapi sabun serta 2 alat pengeras suara atau megaphone untuk melakukan kegiatan edukasi dan sosialisasi.

Dari hasil pemantauan Tim Balai Inseminasi Buatan terlihat bahwa kesadaran pedagang dan pengunjung pasar sudah semakin meningkat sampai 99% menggunakan masker. Bagi pedagang maupun pengunjung yang tidak memakai masker dalam artian maskerx ditaruh dalam dagunya, Tim mengingatkan kepada yang bersangkutan untuk memakai maskernya demgan benar yaitu menutup mulut sampai hidung dan mengingatkan juga bagi siapapun yang tidak menggunakan masker akan dikenai sanksi atau drnda sebesar Rp.500.000,-

#NTBGemilang
#NTBSejahteradanMandiri
#KampungUnggas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *