KERJASAMA APLIKASI TRANSFER EMBRIO DINAS PETERNAKAN DAN KESWAN PROVINSI NTB DENGAN BALAI EMBRIO TERNAK CIPELANG BOGOR

Sebagai tindak lanjut dari Rencana Aplikasi Transfer Embrio Kerjasama antara Balai Embrio Ternak Cipelang dengan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Nusa Tenggara Barat melalui Balai Inseminasi Buatan Daerah NTB, dilakukan Seleksi Resipien pada 2 Kabupaten terpilih dalam kegiatan tersebut yaitu di Kabupaten Lombok Barat dan Lombok Utara.

Pada Kabupaten Lombok Barat dengan jumlah resipien eksotik cukup banyak seperti Limousine dan Simmental dilakukan di Desa Golong Kecamatan Narmada, sedangkan di Kabupaten Lombok Utara rencana pelaksanaan kegiatan Embrio Transfer dilakukan di Desa Rempek Kecamatan Gangga.

Menurut M. Nur,S.Pt.,M.Si selaku Kepala balai Inseminasi Buatan, ada beberapa Tahapan dalam pelaksanaan Transfer Embrio yaitu seleksi Lokasi, seleksi peternak dan seleksi pada resipien.

– Lokasi
Lokasi yang akan mendapatkan pelayanan Transfer Embrio telah memenuhi kriteria sebagai berikut :
a. Wilayah padat ternak (sapi) yang terkonsentrasi pada suatu kawasan
b. Kawasan yang telah intensif dalam pelaksanaan IB
c. Memiliki fertilitas kelompok yang tinggi, yang ditunjukan adanya keberhasilan IB yang tinggi (S/C < 1,7)
d. Tersedia calon resipien yang memenuhi syarat teknis (sapi perah maupun sapi potong)
e. Kawasan ternak harus bebas dari penyakit hewan menular khususnya penyakit reproduksi (Brucellosis, IBR, Tricomoniasis dll)
f. Mudah untuk dilakukan monitoring dan evaluasi.
g. Mutasi ternak dapat dikendalikan.

-Peternak
a. Pola usaha peternakanya sebagai usaha pokok dengan kepemilikan ternak diusahakan lebih dari 5 (lima) ekor
b. Bersedia mengikuti semua aturan/kesepakatan yang akan di tetapkan berkaitan dengan ternak hasil
c. Memiliki calon resipien yang memenuhi syarat yang akan diseleksi pada saat pelaksanan Transfer Embrio (TE)
d. Memiliki sistem pencatatan/rekording yang baik

– Resipien
a. Umur relatif muda/dara atau dewasa telah beranak 1 (satu) kali.
b. Memiliki performan tubuh yang baik (nilai BCS 2,5 – 3,0) atau 5-6 untuk s. potong.
c. Berat badan

#NTBSejahteraDanMandiri
#NTBGemilang
#KampungUnggas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *