Dari Zoom Meeting UPTD BIB BANYUMULEK AKAN PENUHI TARGET PENGADAAN SEMEN BEKU TAHUN 2021
*Dari Zoom Meeting UPTD BIB BANYUMULEK AKAN PENUHI TARGET PENGADAAN SEMEN BEKU TAHUN 2021
Kamis, 1 April 2021
Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi NTB melalui Balai Inseminasi Buatan mengikuti kegiatan zoom meeting kontrak pengadaan semen beku lokal Sapi Bali oleh Balai Inseminasi Buatan Daerah NTB dan semen beku Sapi Pasundan oleh Balai Inseminasi Buatan Ciamis Jawa Barat yang diselenggarakan oleh Direktorat Perbibitan Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian Republik Indonesia.
Dalam arahannya, Tim Kepala Sub Direktorat Pengawasan Mutu Semen Beku menyatakan bahwa syarat peredaran semen beku di masyarakat adalah telah memiliki sertifikat LS Pro dan Standar Nasional Indonesia yang telah dipenuhi oleh Balai Inseminasi Buatan Daerah NTB.
Pada kesempatan tersebut, Kepala BIBD NTB, Muhammad Nur, SPt, M.Si yang akrab disapa Nur menyampaikan bahwa kontrak pengadaan semen beku Sapi Bali dan semen beku Sapi Pasundan ini diadakan beberapa tahap, dimana tahap I telah disepakati untuk semen beku Sapi Bali produksi BIBD NTB sebanyak 70.000 dosis dari target 125.000 dosis yang merupakan sebagian dari target PAD Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi NTB dengan nilai kontrak sebesar Rp465.500.000,-. Sedangkan untuk tahap II dan III akan menyusul pada bulan-bulan berikutnya dalam tahun 2021 sehingga diharapkan dari kontrak pengadaan semen beku ini dapat memberikan kontribusi terhadap PAD Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi NTB sebesar Rp831.250.000, -.
Selanjutnya masih menurut Nur, dalam pelaksanaan kegiatan nasional lainnya dalam hal ini Sikomandan 2021 target akseptor yang ditetapkan termasuk dalam ABT 2021 sebanyak 234.129 dosis. Penetapan target dimaksud mengacu pada permentan nomor 36/2006 bahwa peredaran semen beku dalam suatu wilayah diatur secara proporsional 60% semen beku lokal dan 40% semen beku eksotik, sehingga dari jumlah semen beku lokal yang harus disiapkan oleh BIBD Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi NTB sebanyak kurang lebih 128.000 dosis, tutup Kepala UPTD BIB NTB.












