Apel Siaga dan Pengamanan Pasokan dan Harga Pangan
Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi NTB, Muhamad Riadi, SP, M.Ec.Dev mengikuti Apel Siaga dan Pengamanan Pasokan dan Harga Pangan yang diikuti secara daring yang dihadiri langsung oleh Penjabat Gubernur NTB, Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si yang bertempat di Pendopo Timur Gubernur Nusa Tenggara Barat, Senin 1 April 2024.
Apel pengamanan pasokan dan harga pangan Jepang Idul Fitri 2024 ini dilakukan untuk menjaga stabilisasi pasokan dan harga pangan. Acara ini dihadiri oleh Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan, Dirut Bulog Bayu Krisnamurti serta Inspektur Jenderal Kementerian Dalam Negeri.
Kepala Badan Pangan Nasional, Arief Prasetyo Adi mengatakan gerakan pangan murah akan dilakukan serentak di 38 Provinsi, 514 Kabupaten/Kota se Indonesia sampai dengan 9 April 2024 mendatang. Hal ini sejalan untuk memastikan agar pasokan dan harga pangan terjaga baik di masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman menyampaikan kabar bahagia bahwasanya untuk kebutuhan beras pada bulan Maret, April dan Mei mendatang dalam kondisi aman. Artinya masyarakat tak perlu khawatir akan kekurangan beras pada bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri mendatang.
Lebih lanjut Andi Amran Sulaiman menambahkan untuk meningkatkan pertanian di Indonesia saat ini kami menggunakan terobosan baru dengan menggunakan pompanisasi, dimana pompanisasi ini menjadi solusi cepat dalam meningkatkan areal tanam mengingat saat ini tidak semua daerah diguyur hujan. Artinya masih ada daerah-daerah kering akibat dilanda fenomena alam El Nino alias musim kering ekstrem yang berujung pada darurat pangan
Badan Pangan Nasional mengadakan apel siaga pengamanan pasokan dan harga pangan dalam rangka menghadapi Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) jelang Hari Raya Idul Fitri 1445 H.

















