Alur Deteksi Dini Covid-19

Kementerian Kesehatan telah mengeluarkan Pedoman Pengendalian COVID-19 Revisi Kelima pada Juli lalu. Dalam panduan tersebut terdapat sejumlah perubahan termasuk didalamnya perubahan alur deteksi dini COVID-19.

Berikut adalah alur penemuan kasus terkonfirmasi COVID-19.

Pada kasus suspek dilakukan tes PCR 2x berturut-turut dengan jeda minimal 24 jam. Apabila hasilnya positif maka menjadi kasus konfirmasi. Namun jika hasilnya 2x negatif maka menjadi discarded (bukan COVID-19).

Namun demikian, kendati tidak mengindikasikan COVID-19, masyarakat diimbau tetap waspada dengan disiplin melaksanakan protokol kesehatan 3M yakni memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan pakai sabun.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *