Surveilans penyakit Gangguan Reproduksi Pasca PMK

Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi NTB dibawah koordinasi Bidang Kesehatan Hewan mendampingi Tim Gangguan Reproduksi Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian Republik Indonesia dalam rangka surveylans penyakit gangguan reproduksi pasca penyakit mulut dan kuku (PMK) pada ternak sapi, Selasa (20/06/2023).

Surveylans penyakit gangguan reproduksi pasca PMK ini dilakukan di tiga Kabupaten yaitu Kabupaten Lombok Barat, Kabupaten Lombok Tengah dan Kabupaten Lombok Timur, pada 24 Puskeswan penerima Dana Alokasi Khusus (DAK) non fisik dengan target kurang lebih 400 sampel.

Kegiatan ini direncanakan selama 3 hari dari tanggal 19 – 21 Juni 2023, dengan diawali Pertemuan Pembekalan terhadap Dokter Hewan Puskeswan pada tanggal 19 Juni 2023 di Aula Disnakkeswan Provinsi NTB, dengan Narasumber Drh. Maidaswar, M.Si (Kementerian Pertanian), Muh. Riadi, SP, M.Ec.Dev, (Kadisnakkeswan) dan Koordinator pendamping kegiatan Drh. Heru Rahmadi.

Salah satu kegiatan lapangan untuk memetakan Penyakit Gangguan Reproduksi pasca PMK dilaksanakan di Kabupaten Lombok Barat, surveylans dilaksanakan di Kelompok Ternak Johar dan Kelompok Ternak Kebon Odek yang berlokasi di Dusun Johar Pelita Desa Jatisela Kecamatan Gunung Sari dengan jumlah ternak yang dijadikan sampel sebanyak 57 ekor.

#ntbsejahteradanmandiri

#ntbgemilang

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *