Seminar Nasional Peternakan TANIN#5 di Universitas Mataram
Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi NTB, Muhamad Riadi, SP, M.Ec.Dev menghadiri sekaligus mewakili Penjabat Gubernur Nusa Tenggara Barat pada acara Seminar Nasional Peternakan TANIN#5 dengan tema “Strategi Peningkatan Produktivitas Peternakan Menuju Indonesia Emas 2045” yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi Peternakan (HMPS-P) Fakultas Peternakan Universitas Mataram di Gedung Dome Universitas Mataram, Minggu 20 Oktober 2025.
Pada kesempatan itu, Muhamad Riadi membacakan sambutan Penjabat Gubernur Nusa Tenggara Barat bahwa sektor Peternakan memiliki sentral dalam menciptakan ketahanan pangan nasional dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama di daerah pedesaan. Sebagai salah satu pilar utama dalam pembangunan pertanian, sektor ini tidak hanya memenuhi kebutuhan protein hewani dalam negeri, tetapi juga menyumbang terhadap pertumbuhan ekonomi daerah termasuk di Nusa Tenggara Barat.
Ada beberapa hal yang menjadi perhatian kita semua dalam strategi peningkatan produktivitas Peternakan antara lain (1) Penerapan teknologi tepat guna dan modernisasi manajemen peternakan, (2) Kita harus fokus pada pengembangan sumber daya manusia yang berkualitas, karena SDM yang kompeten dan terlatih di sektor Peternakan akan menjadi kunci keberhasilan dalam mengelola dan mengembangkan usaha Peternakan yang lebih produktif dan berkelanjutan, dan (3) Kita perlu memperkuat kolaborasi antara Pemerintah, akademisi, dunia usaha, dan masyarakat karena sinergi ini penting untuk mempercepat penerapan inovasi dan teknologi serta meningkatkan akses pasar bagi produk-produk Peternakan lokal.
Dalam upaya menuju Indonesia Emas 2045, kita juga dihadapkan pada tantangan global termasuk perubahan iklim, urbanisasi, pertumbuhan populasi yang semakin pesat. Oleh karena itu, kita harus beradaptasi dengan cepat dan melakukan inovasi berkelanjutan.
Penjabat Gubernur Nusa Tenggara Barat, Hassanudin dalam hal ini diwakili oleh Kepala Disnakkeswan NTB berharap para akademisi, peneliti, praktisi dan mahasiswa dapat terus berkontribusi dalam mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk mendukung kemajuan sektor peternakan tidak hanya di NTB tetapi juga di seluruh Indonesia.














