Rapat Koordinasi Teknis Perencanaan Pembangunan Daerah Tahun 2024 untuk Perencanaan Anggaran Tahun 2025
Surabaya, 28-29 Februari 2024 bertempat di Hotel Vasa Surabaya Provinsi Jawa Timur Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, Muhamad Riadi, SP, M.Ec.Dev menghadiri Rapat Koordinasi Teknis Perencanaan Pembangunan Daerah Tahun 2024 untuk Perencanaan Anggaran Tahun 2025, untuk membahas indikor utama daerah yang diselaraskan dengan indikator pusat untuk urusan pertanian.
Pada hari pertama telah dilakukan desk urusan antara Bangda, Bappenas, Kementerian Pertanian dan Provinsi NTB dimana pada kesempatan tersebut Kepala Disnakkeswan Provinsi NTB memaparkan indikator untuk Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan yaitu ada 3 indikator utama yang dibahas yakni produksi daging, produksi telur dan pengendalian PHMS, dimana target tahun 2025 untuk produksi daging sebesar 74.830 ton, produksi telur 67.467 ton sedangkan untuk pengendalian phms atau prevalensi sebesar 98 persen, IKU daerah sudah selaras dengan IKU pusat.
Untuk desk kewilayahan membahas usulan prioritas daerah, untuk peternakan adalah pengembangan ternak kambing yang oleh Bangda, Bappenas dan Kementerian Pertanian diakomodir dengan catatan agar dilengkapi CPCL kelompok penerima dengan lokus dan sasaran desa dan masyarakat miskin extrem berdasarkan data P3KE yang telah ditetapkan berdasarkn keputusan Gubernur NTB.
Sementara usulan pengadaan ternak exotik Limosin dan Simental untuk meningkat produksi pada Balai Inseminasi Buatan akan dibahas lebih lanjut. Selanjutnya data dukung dan hasil CPCL untuk kegiatan yang telah diakomidir maupun yang akan dibahas berikutnya, agar dapat disiapkan sebelum pelaksanaan Musrenbangnas.














