BIMTEK PENGOLAHAN HASIL PETERNAKAN SARANG BURUNG WALET

BIMTEK PENGOLAHAN HASIL PETERNAKAN SARANG BURUNG WALET


Bertempat di Hotel Idoop
Mataram, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi NTB menghadiri sekaligus membuka acara Bimbingan Teknis/Pelatihan Pengolahan Hasil Peternakan se Nusa Tenggara Barat Kegiatan Pembinaan/Pendampingan Peningkatan Mutu Produk Olahan Peternakan dalam hal ini produk olahan sarang burung walet yang diselenggarakan oleh Bidang Penyuluhan Pengolahan dan Pemasaran Hasi Peternakan (P3HP), Kamis (28/07/2022).

Pengembangan produksi sarang burung walet bisa berkembang dengan menjaga seluruh ekosistemnya seperti sumber makanan, gedung, pengolahan, pencucian, pembersihan dan sebagainya. Nilai ekonomi dari sarang burung walet sangat luar biasa sehingga bisa menjadi sumber pendapatan warga Nusa Tenggara Barat.

UKM sarang burung walet di Nusa Tenggara Barat masuk dalam inkubator Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah agar mapu memperluas kebutuhan volume produksi dari peternak agar mampu memperluas kebutuhan volume produksi dari peternak. Selain itu meningkatkan kemampuan koperasi sebagai offtaker produk ternak dan instalasi pengolahannya.

Pada kesempatan itu, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi NTB, Ahmad Nur Aulia menjelaskan bahwa pengolahan sarang burung walet ini sangat berpotensi untuk dikembangkan karena mampu menyerap banyak tenaga kerja lokal. Selain itu produksi yang melimpah bisa ikut membantu menyejahterakan masyarakat. Oleh karena itu , Pemerintah terus mendorong pengembangan walet agar bisa memberikan dampak perekonomian yang luas, baik dalam level makro maupun mikro.

Selain itu juga, Kepala Bidang Penyuluhan Pengolahan dan Pemasaran Hasil Peternakan, Rahmadin menyampaikan bahwa Disnakkeswan Provinsi NTB dibawah Bidang P3HP sedang mensinkronkan atau mendapatkan data-data yang terkait sarang burung walet yang berpotensi di Nusa Tenggara Barat, karena potensi sarang burung walet yang paling banyak ada di Indonesia. Harapannya pada saatnya nanti potensi ekspor yang ada di Nusa Tenggara Barat dapat meningkat.

Kegiatan Bimtek Pengolahan Hasil Peternakan ini diikuti oleh Kepala Dinas yang membidangi fungsi peternakan se Kabupaten/Kota Provinsi NTB dengan beberapa narasumber antara lain Kepala Disnakkeswan Provinsi NTB, Kepala Balai Pengawasan Obat dan Makanan serta Direktur CV. Ading Walet.

#NTBGemilang

#NTBSejahteradanMandiri

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *