Rapat Koordinasi Penyerapan Vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) Tahun 2024

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi NTB, Muhamad Riadi, SP, M.Ec.Dev didampingi oleh Kepala Bidang Kesehatan Hewan membuka sekaligus memimpin Rapat Koordinasi Penyerapan Vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) Tahun 2024 yang dihadiri juga oleh Kepala Balai Besar Veteriner (BBVET) Denpasar Bali yang dilaksanakan di Aula Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi NTB, Selasa 27 Agustus 2024.

Dalam kesempatan itu, Muhamad Riadi menyampaikan beberapa strategi optimalisasi penyerapan vaksin PMK antara lain (1) Vaksinasi ulang (booster) diperpendek dari 6 bulan ke 3 bulan sesuai dengan hasil rapat dengan komisi obat hewan. Jarak vaksin 1 ke vaksin w tiga minggu diperpendek menjadi 2-3 minggu, (2) Vaksinasi pada sentra padat populasi, (3) Pengoptimalan pemanfaatan vaksin milik Pemerintah untuk vaksinasi ternak milik swasta (perusahaan, asosiasi) sesuai dengan Kementan Nomor 216/KPTS/PK.300/M/05/2023, (4) Vaksinasi ternak kambing, domba dan babi yang berpotensi menularkan virus PMK, (5) Pengerahan tenaga vaksinasj di UPT lingkup Disnakkeswan Provinsi NTB, Mahasiswa PKH, dan Petugas setempat untuk melakukan gerakan vaksinasi massal, (6) Melakukan KIE kepada peternak agar peternak tidak resisten dengan vaksinasi khususnya vaksinasi 2 dan booster, (7) Pelaksanaan pengobatan dan pemberian vitamin untuk ternak sakit dan pasca vaksinasi untuk mengurangi resistensi peternak terkait reaksi pasca vaksinasi.

Rakor ini dihadiri oleh seluruh Kepala Dinas/Bidang yang menangani Fungsi Peternakan se NTB.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *