Hallo SobaTernak..

Sabtu, 20 November 2021 Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi NTB melakukan kunjungan ke Kabupaten Sumbawa dalam rangka menindaklanjuti adanya laporan kematian ternak sapi di Desa Lito Kecamatan Moyo Hulu sebanyak 18 ekor.

Setelah dilakukan pemeriksaan di lokasi dan berkoordinasi dengan drh. Dany medik Puskeswan Moyo Hulu dan wawancara dengan Kepala Dusun Gress lokasi terkait,didapatkan bahwa kematian ternak pertama terjadi tanggal 4 November 2021 dan terus berlanjut sampai tgl 19 November 2021. Jumlah sapi sakit sebanyak 22 ekor tetapi yang mati bangkai hanya 2 ekor umur di bawah 1 tahun, sedangkan yang lainya di jual ke jagal untuk di potong sesuai sop dengan total yang di jual ke jagal adalah 20 ekor. Jumlah populasi sapi dan kerbau di Dusun Gress Desa Lito sekitar 500 ekor.

Berdasarkan hasil pemeriksaan terdapat gejala klinis bahwa ternak diduga tertular penyakit SE atau penyakit ngorok. Sudah di lakukan penanganan sesusai SOP terhadap ternak terancam dan juga di berikan vaksinasi untuk yang memungkinkan .

Dan saat ini sudah tidak ada kematian lagi. Oleh karena itu Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi NTB memberikan vaksin SE sebanyak 2.700 dosis sesuai dengan ketersediaan dosis sedangkan untuk sisanya di penuhi oleh Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Sumbawa.

#ntbsejahteradanmandiri

#ntbgemilang

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *