Upaya Menurunkan Kadar Amonia Dalam Kandang dan Lingkungan

Upaya yang dapat dilakukan untuk menurunkan bau amonia salah satunya adalah dengan memanfaatkan kapur beserta tanaman polong-polongan seperti kacang kedelai yang ditanam di pinggiran kandang. Pemberian kapur dilakukan berdasarkan perbandingan luasan areal kandang yang ditempati kotoran ternak unggas. Pemilihan kapur dan tanaman kedelai sebagai langkah untuk menurunkan kadar amonia didasarkan pada studi yang telah dilakukan mengenai karakteristik kapur beserta tanaman kedelai sebagai bahan yang dapat digunakan untuk mempercepat proses pengeringan kotoran ternak.

Kedelai merupakan tanaman pangan berupa semak yang tumbuh tegak, memiliki akar tunggang, akar lateral, dan akar serabut. Rhizobium yang dapat menodulasi tanaman kedelai secara efektif yaitu bakteri Bradyrhizoium japonicum. Asosiasi simbiotik bakteri tersebut dengan tanaman kedelai dapat memfiksasi nitrogen (N) di atas 200 kg N/ha/tahun. Menurut Javaid dan Nasir (2010), kebutuhan N pada tanaman kedelai dapat disuplai melalui fiksasi nitrogen biologi dengan memilih galur-galur Bradyrhizoium japonicum yang efektif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *