Pengawasan Maskerisasi di Pasar Perumnas

Minggu, 06 September 2020Dalam rangka memberikan edukasi kepada masyarakat terhadap pentingnya menerapkan protocol kesehatan dalam situasi Pandemi seperti saat ini, Pemerintah terus berupaya meminimalisir dan bahkan mengurangi kasus penularan Covid 19 dengan salah satu cara yang dilakukan adalah melalui mensosialisasikan penggunaan masker pada tempat-tempat umum seperti pusat keraiaman dan pusat transaksi perdagangan/pasar.

Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi NTB melalui Balai Inseminasi Buatan melakukan pemantauan terhadap pedagang dan pengunjung di Pasar Perumnas Tanjung Karang Kecamatan Sekarbela Kota Mataram.
Menurut Kepala Pasar, memiliki 6 pintu masuk dengan 172 pedagang tetap dan 15 pedagang tidak tetap.
Pasar perumnas juga telah menyediakan sarana pendukung terkait dengan pelaksanaan pencegahan pandemi Covid 19 antara lain 5 unit tempat cuci tangan dilengkapi sabun serta 2 alat pengeras suara/ Megaphone untuk melakukan kegiatan edukasi dan sosialisasi.

Dari hasil pantauan Tim Balai Inseminasi Buatan terlihat bahwa kesadaran pedagang dan pengunjung pasar tentang menggunakan masker. Bagi Pedagang maupun pengunjung yang tidak memakai masker dengan benar dalam artian maskernya ditaruh pada dagunya, Tim mengingatkan kepada yang bersangkutan untuk memakai maskernya dengan benar yaitu menutup mulut sampai ke hidung. Tim mengingatkan kembali kepada para pedagang dan pengunjung pasar agar disiplin memakai masker terutama bila masuk di pasar Perumnas ini, bahwa peraturan akan diberlakukan mulai tanggal 14 September 2020 bagi siapapun yang tidak memakai masker akan didenda Rp 100.000,- .

#NTBSejahteraDanMandiri
#KampungUnggas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *