MONITORING KELOMPOK UNGGAS

Monitoring kelompok unggas Bangket Punik berbasis itik di Kecamatan Aikmel Kabupaten Lombok Timur. Kelompok unggas yang terbentuk pada tahun 2013 ini, memiliki anggota kelompok sebanyak 40 orang dengan masing – masing anggota memiliki kandang dengan kapasitas 800-1.000 ekor. Sampai dengan saat ini kelompok sudah meningkatkan skala usahanya dan akan dijadikan model Pengembangan Peternakan yg terpadu dan terintegrasi dengan Manajemen usaha :
1.Jangka Pendek (Unggas Bebek),
2.Jangka Menengah (kambing)
3.Jangka Panjang (Sapi)
Saat ini kelompok sudah menyiapkan kandang sapi dan sudah menanam Hijauan Pakan Ternak (HPT).
Aikmel – Lombok Timur (19/1/2019)

JUMPA BANG ZUL DAN UMI ROHMI

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi NTB beserta jajarannya menghadiri acara Jumpa Bang Zul & Umi Rohmi yang diadakan di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Lombok Tengah dengan tema “ITDC untuk Kesejahteraan Bersama”. Gubernur bersama Sekretaris Daerah Provinsi NTB beserta Asisten, Kepala OPD, jajaran ITDC hadir Direktur Utama, Bapak Barry dan Direktur Operasional, Bapak Ngurah.
Hal-hal terkait urusan lahan/tanah, sarana dan prasarana ITDC, tenaga kerja, termasuk usulan, masukan, dan kritik untuk perbaikan penataan KEK Mandalika ke depan menjadi bahan diskusi. Sektor terkait Industri, perdagangan, serta koperasi&UMKM juga mengemuka, yaitu tentang keinginan PLUT Lombok Tengah untuk dapat menjadi salah satu pengisi stand di areal KEK Mandalika. Hal ini dimaksudkan agar produk lokal dapat menjadi tuan rumah di daerah sendiri dan lebih mendapat tempat di hati wisatawan, baik nusantara maupun mancanegara. ITDC melalui Direktur Operasionalnya, Bapak Ngurah menyambut baik usulan ini, dan berharap agar kualitas dari produk IKM dapat memenuhi standar pasar. Lebih lanjut Pak Ngurah menyampaikan bahwa ITDC sangat mendukung langkah pemerintah daerah untuk memajukan IKM NTB. Bahkan diharapkan ada payung hukum untuk menangkal produk-produk pabrikan yang masuk ke KEK Mandalika.
Diskusi-diskusi terus berkembang dan Gubernur menyampaikan bahwa pertemuan pasca acara ini akan terus dilakukan. Lebih lanjut Gubernur mengemukakan bahwa masyarakat terbuka menyampaikan ide, masukan, sekaligus kritikan kepada Pemerintah Daerah demi kemajuan pembangunan Provinsi NTB.