PERAN PUSKESWAN DALAM MENDUKUNG PETERNAKAN DI NTB

Oleh : Muhammad Yani, S.Pt., M.Si.

Kesehatan hewan adalah segala sesuatu yang berkaitan dengan hewan yang sehat, lingkungan budidaya yang sehat dan produk hasil hewan/ ternak yang sehat untuk dikonsumsi manusia dan hewan. Hewan sehat adalah hewan yang tidak sakit dengan status kesehatannya adalah bebas dari penyakit baik yang bersifat menular ataupun tidak (metabolic disease), bebas dari penyakit yang bersifat zoonosis (dapat menular kemanusia), tidak mengandung bahan-bahan yang dapat merugikan kesehatan manusia yang mengunakan food animal sebagai bahan pangan dan hewan sehat akan mampu berproduksi dengan optimum dalam bentuk daging, susu, telur, wol, tenaga kerja dan sebagainya.

Sebagaimana diketahui bahwa dalam usaha memacu pembangunan peternakan masih terdapat berbagai hambatan-hambatan diantaranya adalah rendahnya status kesehatan hewan dilihat dari tingkat kematian yang masih tinggi, tingkat kelahiran yang masih rendah, tingkat kesuburan yang rendah dan tingkat pertumbuhan yang rendah. Selain itu kesehatan lingkungan budidaya juga menjadi ancaman bagi kelangsungan hidup sumber daya ternak. Masalah kesehatan hewan (penyakit hewan/ternak) masih merupakan masalah yang sangat mendasar untuk mendapatkan perhatian yang serius, karena setiap saat bisa mengancam dan dapat berakibat pada kerugian ekonomi yang besar bagi masyarakat.

Propinsi NTB salah satu provinsi di Indonesia sebagai daerah penghasil ternak yang dikenal sebagai Provinsi NTB Bumi Sejuta Sapi (NTB BSS) dimana program ini adalah program terobosan pengembangan peternakan sapi yang lebih fokus dan komprehensif sebagai komoditas unggulan daerah serta diharapkan mampu menjadi lokomotif atau pengungkit perekonomian masyarakat di pedesaan dalam rangka meningkatkan kemampuan daya beli, derajat kesehatan, dan tingkat kecerdasan masyarakat.

Program NTB BSS akan berhasil manakala ternak dan lingkungan budidaya ternak sehat dan bebas dari ancaman penyakit. Di NTB sendiri penyakit hewan menular masih cukup banyak dan hampir setiap tahun masih ada kasus penyakit. Khusus pada ternak sapi, kerbau dan kuda, penyakit yang masih sering menyerang adalah seperti penyakit Anthrax, SE, MCF, Surra, penyakit reproduksi lainnya, belum lagi penyakit-penyakit yang menyerang ternak lainnya seperti Scabies pada ternak kambing dan domba, Penyakit AI, ND pada unggas dll.

Mengingat pentingnya peran menjaga kesehatan hewan/ternak agar dapat berproduksi dengan baik, maka peran dari lembaga dibidang peternakan yang memberikan pelayanan kesehatan hewan langsung ke masyarakat perlu mendapat perhatian.

Puskeswan merupakan salah satu lembaga pelayanan di sub sektor peternakan berfungsi sebagai ujung tombak bidang kesehatan hewan yang mempunyai tugas pokok melakukan pelayanan diwilayah pedesaan atau kecamatan yang kegiatannya khusus memberikan pelayanan bidang kesehatan hewan.

Tujuan pelayanan yang diberikan oleh puskeswan adalah untuk menciptakan, memelihara, dan meningkatkan kualitas status kesehatan hewan atau ternak agar produktifitasnya dan reproduktivitas daripada ternak dapat optimal yang pada gilirannya akan meningkatkan kesejahteraan dan pendapatan dari pada peternak itu sendiri. baca selanjutnya Peran Puskeswan

Puskeswan SoromandiPuskeswan Kota Bima

Kondisi Puskeswan Kec.Soromandi Kota Bima