DISTRIBUSI DAN PEMERIKSAAN KAMBING BIBIT DI KABUPATEN LOMBOK BARAT

Distribusi dan pemeriksaan kambing untuk kegiatan Penguatan Kelembagaan Kelompok di Kabupaten Lombok Barat dilaksanakan pada tanggal 8 Agustus 2017. Adapun Kelompok Penerima manfaat yakni Kelompok Tani Ternak Tunas Harapan yang beralamat di Dusun Sayong Apit Aik Desa Cendi Manik Kecamatan Sekotong Kabupaten Lombok Barat dan  Kelompok Tani Ternak Pade Girang yang beralamat di Dusun Bentenu Desa Banyu Urip Kecamatan Gerung Kabupaten Lombok Barat. Masing-masing kelompok telah diserahkan paket bantuan hibah ternak kambing sebanyak 13 (tiga belas) ekor terdiri dari 1 (satu) ekor jantan dan 12 (dua belas) ekor betina.


Mekanisme pendistribusian ternak bantuan dilakukan secara langsung oleh penyedia barang dalam hal ini oleh CV. PUMA yang beralamat di Jln. Raya Negara KM. 1 Batukliang – Lombok Tengah dengan menggunakan kendaraan pengangkut ternak. Proses serah terima barang/ternak sapi didampingi langsung oleh tim pemeriksa barang dan petugas tekhnis Dinas Pertanian Kabupaten Lombok Barat.

Ternak kambing yang didistribusikan sebelumnya telah melalui proses seleksi dan pengamatan langsung yang dilakukan penyedia barang, lebih lanjut ternak diserahkan ke kelompok dalam kondisi sehat melalui pemeriksaan dikelompok dilakukan oleh petugas pemeriksa barang/ternak, PPL dan ketua kelompok bersama pengurus /anggota kelompok tani ternak di lokasi masing masing kelompok.

Hal-hal yang telah disampaikan kepada kelompok terkait ternak kambing yang distribusikan sebagai berikut:

  1. Kelompok sanggup dan wajib menjaga, memelihara dan mengembangkan ternak/barang tersebut sebagai asset permanen kelompok yang tidak boleh diganggu gugat.
  2. Tidak menjual ternak yang telah diberikan selama masa produktif
  3. Melaporkan dan selalu berkoordinasi/konsultasi kepada petugas teknis/dokter hewan baik ditingkat Kecamatan maupun Kabupaten apabila ternak yang ada mengalami sakit, mati dan atau tidak produktif lagi.
  4. Sanggup memanfaatkan bantuan tersebut secara baik dan benar serta mampu bekerjasama dengan Kelompok.
  5. Sanggup mengganti ternak atau asset yang ada secara bersama atau perorangan apabila ada yang hilang dalam kelompok dan anggota sanggup mengembalikan modal awal yang diterima apabila yang bersangkutan berhenti menjadi anggota karena hal-hal tertentu.
  6. Sanggup dan taat mengikuti semua ketentuan-ketentuan dan peraturan-peraturan yang berlaku dan bertanggung jawab secara hukum.
  7. Bersedia mengikuti bimbingan dan penyuluhan dari Tim Teknis yang membidangi fungsi Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Lombok Barat maupun Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Nusa Tenggara Barat.
  8. Melaporkan perkembangan ternak hasil pelaksanaan kegiatan secara berkala kepada Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lombok Barat dan ditembuskan kepada Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi NTB.